April 6, 2006

Saat ini....

Yang hangat dari negeri Little mermaid

Sebenarnya berita ini sudah tersiar di websitenya eramuslim, berkenaan dengan terpilihnya seorang presenter muslimah untuk menyiarkan sebuah acara live show yang berhubungan tentang Islam.

Saya dan suami juga baru pertama kali melihat siaran ini secara langsung kemarin malam ( hari rabu , jam 9 malam waktu Denmark ).

Yang menarik seh bukan pro dan kontranya, terlepas dari pro dan kontra. Saya mendukung kiprah sorang muslimah untuk memberikan citra yang positif untuk agamaNya.
Tapi dengan karya nyata, Insya Allah nilai nya sebagai ibadah disisi Allah, asal tidak menjadi kan itu Riya'.

Kembali ke presenter muslimah ini, saya sendiri pribadi gak mengerti diskusi saat kemarin live show, menampilkan seorang pembicara Abu Wahid Pedersen, dia adalah seorang muslim asli dari Denmark. Kalau Ben sering memberikan opini pada saya ada baiknya saat mewawancara seorang Imam, yang memang mengerti seluk beluk dan culture negara Denmark. Sehingga mengerti betul komunitas masyarakat Denmark yang majemuk.

Ben bilang, paparan Abu Wahid cukup rasional dan tidak mengarah kepada sikap yang ekstrimis.
Perlu diketahui, di Denmark sendiri fenomena yang ada disini Islam itu banyak terbagi-bagi dengan islam ekstrimis,islam radikal,islam moderat, pokoknya Islamisme.....dengan segala hal embel-embel isme-nya.

Saya jadi teringat bagaimana paham gazwul fikri yang menghembuskan dan mengkotak-kotakkan Islam menjadi seperti ini.Informasi yang diterima masyarakat yang seperti ini lah yang ibarat sebuah racun, dan memcah belah kaum muslimin sendiri.

Saya tidak setuju dengan isme-isme tersebut. Allah dalam kitabNya yang terpelihara hingga akhir zaman nanti tidak membagi Islam secara demikian, pembagian Islam seperti itu adalah ulah manusia, Allah SWT hanya menyebutkan bagi kaum yang beriman agar masuk kedalam Islam yang kaffah ( Qs 2 : 208 ).

Ini yang sering menjadi diskusi panjang antara saya dan suami, karena paradigma itu sudah termain stream di masyarakat. Sehingga timbul lah kelompok-kelompok mana yang sangat menggerogoti dan menghancurkan Islam..sampai ada sebuah komunitas muslim disini yang menyebut dirinya Islam yang moderat...dan mereka membolehkan untuk minum wyne dan mempunyai pacar non muslim. Naudzubillah...Hukum Allah SWT di adaptasikan dengan cara yang salah.

Dan adalagi kasus Islam yang ekstrimis, dengan pemaparan seorang Imam saat ditanya oleh seorang wanita Denmark saat si wanita ini belum menjadi orang penting di sebuah partai. Wanita ini bertanya tentang opini seorang Imam dan apa jawabnya Imam itu, saya tidak berkompeten dalam hal ini..dan ini bukan urusan saya untuk terjun kedalam politik.
Weleh...weleh....apa efeknya di masa sekarang...karena wanita ini cukup trauma dengan pemaparan si Imam tersebut...wanita ini mampu memberikan pandangan kepada para juri yang menangani kasus karikatur Nabi Muhammad SAW oleh koran Jyland Postand, sehingga juri -juri ini membuat kasus ini kalah untuk para komunitas muslim yang memperjuangkan ke lembaga hukum.

Masya Allah, perjuangan ini serasa seperti bukan hanya masalah kasus sederhana tentang karikatur...tetapi lebih pada memberikan tampilan Islam yang Syamiil..Islam yang menyeluruh...Islam yang mencangkup semua sendi kehidupan.
Baik itu politik,ekonomi,jurnalistik,dan semua lini kehidupan bermasyarakat.

Kalau kita melihat bagaimana Rasulullah SAW membangun pemerintahan yang madani...tidak satu pun Rasulullah hilangkan dan nafikan ....hanya karena ilmu ini tidak sesuai atau bukan berasal dari Islam.

Saya bahkan pernah membaca saat zaman keemasan Islam, para tawanan perang dari non muslim akan mendapatkan jaminan bebas jika mau mengajarkan bahasa romawi kepada para prajurit kaum muslimin. Inilah titik tolak kemenangan umat Islam hingga akhirnya saat itu Islam menyebar hingga ke Roma, Persia dsbnya.

Bayangkan saat itu ( saya lupa tepatnya pada pemerintahan khalifah siapa ), Kaum muslimin mengiri surat kepada Heraclius untuk mengajak sang raja ini menganut agama Islam...menyembah Tuhan Yang Satu...Laa Illaha Ilallah.

Saya rasa dari tinjauan analisis saya yang sederhana ini saja..sudah cukup membuktikan...bahwa ISLAM itu Syumuliah...menyeluruh.Atau teringat juga cerita Imam Syahid Al Bana ketika, Beliau berdakwah di kedai kopi saat itu di Mesir.

Banyak yang bisa kita timba dan ambil pelajaran dari sejarah para pahlawan Islam.
Bukan malah sekarang ktia membagi diri kita dan mengkotak-kotakkan Islam.
Seperti Islam nya Hizbut Tahrir, Islam nya Salafi, Islamnya Tarbiyah...dsbnya...
karena bukan itu yang dinilai disisi Allah SWT.

Tapi karya kita untuk meninggikan KalimahNya....memberikan sesuatu untuk keharuman agama Nya...Subhanallah..sahabat..mari bergandengan tangan...dan tidak cukup merasa puas dan Riya' atas kerja dan karya kita selama ini.


Wallahu 'alam bishawab.

ps . Mba ku di RS ..jazakillah teleponnya..:)...saya kangen bertemu dalam majlis itu lagi..:)

***************
eramuslim...
Asmaa Abdul Hamid, 25, muslimah Denmark keturunan Palestina, kini menjadi bahan perbincangan di negara yang beberapa waktu lalu menghebohkan dunia Islam lewat karikatur Nabi Muhammad Saw. Keberadaan Asmaa, sebagai pembawa acara televisi Denmark pertama yang berjilbab menimbulkan perdebatan hangat di kalangan pemirsa, terutama kaum wanitanya.

selengkapnya, silahkan baca di www.eramuslim.com


wassalamu'alaikum.wr.wb.

4 comments:

Vivi Schlueter said...

met wiken vera.....

Yon's Revolta said...

Mak Nyak, salam kenal, blognya tak link yah, sep, terus berkarya, kapan buku barunya terbit neh ^_^

Yon's Revolta said...

wah salah kirim Ve, ini harusnya buat Mak Nyak, Labibah Zain, nah khusus untukmu Ve, gini, itu backgroun bunga-bunganya kalo bisa di pinggir aja, soale jadi susah ngebacanya, gimana..?
biar memudahkan pembaca gt lho

Sun Flower Arco said...

" Hikaru, ok deh tapi nanti ya...klo udah enakkan edit lay out...skrg2 ini lagi pengen istirahat dulu...ato NT mau bantu buatin..:D...ujungnya asem yah Punk...:D