March 22, 2005

Labirin senja

Beribu-ribu abad Mahligai Nuur
Aku mencarinya

Jauh menusuk batas-batas antara sisi ketiadaan
Wujud dalam pikiran
Waktu yang terkhayal
Warna dalam impian

Bentuk dan rupa
Indah dan rasa

Kepada siapa harus bermuara?

Tidak,
ada jalinan nada suci
yang jatuh dalam lantai hati suci
terbengkalai kita sapu
ketika debu mulai menutup pantulannya

Lalu,
sepertinya...
perjalanan yang kita sangka-sangka telah dilalui
padahal masih dalam "detak" dan labirin kenistaan

adakah?
yang mampu menggetarkan kedutan napas cinta

ohhhh.....
kembali lah.....
kembali lah.....

Sapalah kembali
nuansa yang tiada lagi bisa tergambar
dalam warna
dalam waktu
dalam wujud

sun flower
*) inspired from desk samudera-nya emha

No comments: