December 27, 2006

What is...

What is Islam for u???

Islam is for the uninitiated like the pearl in a mussel...
if you don't open the mussel you will never get hold of the pearl...
When you first crack the mussel you will be blended by its brightness...
the more you open the mussel the more it will enlight everything around you...
At the end you get the pearl and it becomes the apple of your eye...

And This Is Islam...
Islam is not just a word for being something, it's also an expression of livinghood...
a part of you and you part of it...
indivisible from your body, personality and mind...
Islam is like the air for your lungs...
like the water for your thirst...
like the sun for the plant...
Islam is your eyes to see with...
your ears to hear...
your tongue to speak...
your hands to support...
your feet to guide you on your path...

it's always there in your heart beating at the same time with it as it gives it strength and refreshment...
pulsating in your blood...
your spirit in mind...
your call as a human...
the peace for your life...
the life of life...
The shine and glory of Islam is as evident as the four seasons of the year...
as there is always a day after the night...
as the earth circulates in its orbit...
Islam is The soil and foundation beneath your feet...
Unshakeable and unyielding like the mountains...
Resolute as the blowing wind...
Extensive as the ocean...
Infinite and for ever and ever as universe...
Islam is the pearl of the dawn every new morning in your life
***

Hari melelahkan kemarin2 buat kami.
Gak cuma buat kami,terutama buat si kecil Aisyah.
Tapi ini memang mau gak mau harus dijalani.
Tradisi dikeluarga Ben yang kumpul2
setiap menjelang natal dan tahun baru.

Kami memang tidak merayakan natal, serta tahun baru.
Kami tidak mengucapkan god jul kepada keluarga Ben.
Kami Islam,walau masih dalam proses menuju Islam yang kaffah.

Seperti diawal2 tahun Ve datang ke Denmark,
Kami sering berdiskusi,seperti ketika natal tiba.
Apa perlu atau tidak mengucapkan god jul/selamat natal
kepada keluarga Ben.
Mulanya diskusi ini tidak ada titik temu
antara Ben dan Ve.

Awalnya kami berdiskusi cukup alot,
Ben yang lebih menekankan pada esensi bahwa bukan mengikuti mereka.
Dan Ve yang beralasan tetap hal tersebut haram diucapkan oleh kita muslim .
Lalu Ben beralasan kalau kita tidak berniat mengucapkan,dont really mean it.
hanya dikata2 tidak dihati. Lalu Ve pun ada baca di syariahonline tentang kasus2
mengucapkan ini dalam kondisi darurat.

Itu tahun lalu,sekarang sudah berganti opini.
Alhamdulillah setelah banyak membaca Al Qur'an dan mendiskusikan nya.
Ben kini tidak lagi berargument ,karena sudah sevisi dalam hal ini.

Seperti kemarin,
kami memang datang ke acara makan malam atau lunch dengan keluarga.
Ketika ada salah satu famili yang mengucapkan,
kami membalas hanya goddag/hey/hello.
Begitupun Ben, dia sudah sedikit paham.
Malah dia sekarang kalau ada teman Ve yang muslim di blog menulis
or mengucapkan natal kepadanya,dia bilang its weird.
They didnt know its haram? :)

Proses,itulah yang dilalui dalam kehidupan kami berdua.
Alhamdulillah masih Allah swt berikan
nikmat iman dan islam di dada kami.

Kalau untuk menolak undangan makan dan kumpul2, itu hal yang sangat sulit.
Secara kami tinggal berdekatan dan tak mempunyai alasan untuk menghindar.

Hanya ada yang sedikit mengejutkan,
My mother in law gets christhmas present one book.
Sebuah buku tentang tradisi Islam dan Denmark.
Waduhh,dia lagi tertarik membaca buku tentang tradisi Islam dan Denmark.
Pengarangnya sayang bukan orang yang ahli.
Maksudnya ahli disini,Dia terlalu moderat.
Malah sedikit aneh,karena dia menikah dengan wanita denmark yang non muslim

Sayang sekali Ve gak bisa banyak memberikan kontribusi.
Karena terbatas dengan bahasa danish.
Ada buku2 dalam bahasa inggris.
Ibunya gak terlalu fasih inggris,fasihnya danish.
Hanya ini merupakan sign buat Ve,
Apa dengan kehidupan anaknya sekarang ( Ben)
yang sudah berkeluarga dan seatle membuat dia berpikir?interest?
Wallahu'alam

Yang jelas,
Banyak perubahan kearah yang lebih baik dirasakan oleh orangtua Ben
Sejak Ben menikah.
Bukan..bukan karena Ve..
Ve cuma perantara saja.
Ve just a partnert dan pendamping saja.

Kami sama2 sedang belajar..
Lalu sekarang Aisyah pun ada ditengah2 kami.

Semoga aja,kami bisa istiqamah.
selalu melaksanakan syariatNya
amiin.

4 comments:

DesertRose said...

it's true ve, i agree that it's really weird but what do u say if u open www.minhaj.org? i still have so many question on my mind bout this. May Allah show us the right path of Rasulullah Salallahu'alaihi wassalam.

Anonymous said...

Mampir nih Ve..:)
Moga mama mertua Ve dibukakan pintu hidayah oleh Alloh ta'ala..aamiin..
~Fitri~

Gege said...

Amiiinnn...
semoga ALlah ngasih hidayah-Nya seperti mana Allah telah ngasih hidayah-Nya ke oma gege untuk jadi muslimah waktu umurnya sudah diatas 70 tahun!

Met Id Adha yah Ve, Ben dan Aisyah...

Bunda Radit said...

Ayah Aisyah itu mualaf ya Vie (sorry klu agak privacy)